Paket Khitanan Massal DKM Sanyo

Salah satu kegiatan sosial yang banyak dilakukan di musim liburan adalah khitanan massal. Beberapa organisasi dan DKM menyelenggarakan kegiatan ini. Di antaranya DKM Al Iman PT. SANYO Indonesia di EJIP, Cikarang Selatan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini MusliMart mendapatkan tugas mengadakan paket santunan bagi anak-anak yang mengikuti khitanan massal tersebut. Anggaran yang disediakan adalah Rp. 100.000,- per anak dengan isi paket: stelan baju koko, sarung dan sebuah buku Iqra’.
Alhamdulillah MusliMart dapat menyediakan paket tersebut hanya dengan harga Rp. 94.800,- yang terdiri dari:
1. Baju koko lengkap dengan celana dan pecinya seperti ini:
2. Sarung halus Rehan khusus didatangkan dari Gresik seperti ini:
Karena ada anak usia 3 – 5 tahun yang mengikuti khitanan massal, maka mereka mendapatkan sarung instan balita. Sarung desain khusus untuk balita yang mudah dipakainya dan anti-melorot.
3. Buku Iqro’ ASLI -alias bukan bajakan- karena kami mengharapkan keberkahan dari Allah dalam mempelajari Al Quran tanpa mendzolimi hak penulis dan ahli warisnya.
Alhamdulillah, tanggal 2 Januari 2010 acara telah dilaksanakan dengan baik. Sebanyak 31 anak usia 3 – 8 tahun telah mendapatkan manfaat dari kegiatan amal sosial DKM Masjid Al Iman.
Semoga kerja keras dan kerja ikhlas teman-teman di DKM Al Iman, PT. SANYO Indonesia ini dicatat oleh Allah sebagai amal sholeh yang memberatkan timbangan amal baik mereka di akhirat kelak. Amiin.

Dari Ber Pletok sampai Sarung Instant Balita

Alhamdulillah hari ini bisa berpartisipasi dalam bazar Cimart, 27 Desember 2009.

Bersama Pak Acoe Citoys, Pak Nana Jeniper, Pak Nikolas Mas’udBu Yeni Mie Hijau , dan Pak Wawan Nettcom, akhirnya bazarpun dilaksanakan. Sekali layar terkembang pantang surut ke belakang, meskipun beberapa teman mengundurkan diri di menit-menit terakhir sehingga bikin pusing Pak Ipung, EO kita.

Di bazar ini saya jualan ber pletok, jahe merah, temulawak, jahe wangi, sampai sarung instant balita.

Tadinya saya menjagokan ber-pletok, tapi ternyata  yang lebih menarik perhatian pengunjung adalah sarung instant balita. Karena sarung ini unik. Sarung ini diciptakan untuk adik-adik balita yang selama ini kesulitan mengenakan sarung. Ya, kesulitan memakai sarung terjadi karena 2 hal:

1. Ukuran sarung di pasaran gak ada yang sesuai dengan ukuran anak balita.

2. Cara memakai sarung sangat rumit bagi balita. Jangankan balita, anak-anak remaja saja sulit mengenakan sarung dengan benar. Apalagi anti melorot,  sulit banget.

Nah, dengan sarung instant ini, dua kesulitan itu dapat diatasi. Ada ukuran S, M, L, XL untuk balita. Berati anak-anak balita gak akan kedodoran lagi sarungnya. Selain itu desain khusus membuat sarung ini melekat diperut anak kita. Jadi sarungnya anti melorot. Cocok untuk anak balita kita yang umumnya super aktif.

Sayang sekali, banyak cimarter yang tak bisa hadir meramaikan acara ini. Selain itu momen long week end membuat cikarang baru tak seramai biasanya. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dalam menyelenggarakan acara.

Dari beberapa obrolan dengan partisipan bazar ini, motivasi utamanya hampir sama yaitu meramaikan dan mempromosikan Cimart. Bukan mencari keuntungan (Patut diacungi 2 jempol untuk mereka). Meskipun demikian acara seperti ini harus sering diadakan dengan peran serta maksimal dari para cimarter. Jika direncanakan dan didukung secara maksimal oleh para cimarter, insya Allah minimal dua hal akan tercapai:

1. Semaraknya promo Cimart  sehingga menarik perhatian orang untuk mampir.

2. Keuntungan material dari peserta bazar.

Semua ini bisa dicapai jika acara direncanakan dengan matang.

By the way,  salut buat para cimarter yang berorientasi action. Dari action ‘kecil’ inilah kita mendapatkan pelajaran berharga yang akan kita terapkan untuk perbaikan pada bazar-bazar selanjutnya.

Keep Action!
Choirul Asyhar

SELAMAT TAHUN BARU 1431 H

Mana Duluan: Promo atau Nyetok Barang?

Saya sering menanyakan ini kepada diri sendiri dan juga kepada teman-teman yang sudah sukses berbisnis. Jawabannya tetap tidak jelas. Ada yang berfaham, promo dulu aja untuk menghemat modal. Ada yang sebaliknya, siapkan stok barang dulu lalu promosikan.

Pertanyaan ini muncul ketika saya mulai berpraktek membuka toko baju muslim dannis.

Dasar nekat!…. modal cepak aja berani-beraninya jualan baju dannis yang sudah terkenal mahalnya itu. Tapi dasar bonek, saya nekat aja karena siapa yang tak tahu kualitas dannis. Model selalu terdepan dan berani, bahannya selalu terbagus, warnanya yang awetnya bisa lebih dari dua tahun…. Atau bahkan sampai baju sudah gak muat lagi sama badan anak kita, warnanya masih oke aja. Jadi kalau mau di-baksos-kan jelas masih layak pakai banget.

Maka sayapun membuka toko ini.

Saat masih jualan nglapak di golf (sebelum jadi pasar festival), saya bawa 40 potong baju saja rasanya sudah hebat. Tikar lebar yang saya gelar penuh dengan baju dannis.

Tapi ketika buka toko, stok dua kali lipat, toko saya rasanya masih terlalu besar. Padahal modal sudah terpakai sampai mentok ke ujung kantong dan pojok-pojok rekening tabungan saya. Sekali lagi –patokannya modal cepak.

Biar cepat laku dan uang muter maka sayapun berpromosi. Cetak brosur, bikin blog, info dari mulut ke mulut, mensponsori suatu acara, dan lain-lain. Bahkan spanduk di depan tokopun saya tulis besar-besar nama dannis. Mungkin sekarang orang di Graha Asri lebih kenal ‘dannis’ daripada nama toko saya.

Maka setelah itu, hasil promosipun nampak.

Pengunjung yang masuk ke toko 80% adalah pembeli dannis. Jadi mereka sejak dari rumah datang ke toko saya sudah dengan niat membeli dannis. Yang merepotkan ternyata mereka juga mau membeli produk dannis lainnya selain baju anak. Baju wanita dewasa, baju koko, jilbab, dompet, mukena, tas, sajadah dan lain-lain. Padahal saya lebih focus ke baju anak dannis saja. Maka walhasil mereka pulang dengan gigit jari karena telah menjadi korban promo-promo saya. Mereka menganggap bahwa toko saya menyediakan semua produk dannis, tidak cuma baju anak. Citra yang terbangun melalui brosur, sponsorship, website, telah mengangkat derajat toko saya menjadi toko dannis yang komplit.

Maunya sih saya melengkapi dagangan saya, tapi ya itu tadi, karena modal cekak, maka saya cuma menjual baju anak saja. Maka banyak pengunjung jadi korban. Kecele ternyata toko saya gak sehebat yang mereka bayangkan. Yang saya khawatir mereka tidak mau kembali lagi. Saya sudah ajarkan ke penjaga toko saya, agar mencatat kebutuhan pembeli dan menyanggupi untuk memenuhi dalam dua tiga hari ke depan. Ada yang mau dan sayapun bisa mendatangkan barang yang dibutuhkan. Tapi tak sedikit yang tak suka dengan pelayanan ini. Karena mereka memang butuh segera. Dan mereka memilih beli di toko lain saja. Ngapain capek-capek balik lagi lain kali. Mendingan langsung cari di toko lain pada hari itu juga.

Pembeli adalah raja, maka sayapun dipersilahkan gigit jari.

Kini, ada CiMart, toko retail dan –insya Allah- akan menjadi grosir milik kita semua.

Banyak pakar marketing menjadi anggotanya. Banyak juga yang sudah sukses dalam bisnisnya sendiri. Maka tak diragukan keuletan dan kehebatannya dalam membangun citra CiMart. Melalui blog, facebook, milis, selebaran, even-even dan lain-lain. Maka wajar jika nama CiMart cepat dikenal khalayak di Cikarang, Bekasi bahkan Tangerang.

Tentu tak sekedar tahu nama, tapi juga kesan yang tertangkap oleh mereka, bahwa Cimart menyediakan dan menjual apa saja. Dengan harga kompetitif sesuai dengan slogannya “Solusi Belanja Hemat”.

Pagi tadi saya ke Cimart berbelanja gula untuk produksi teh gelas saya. Setelah itu saya ngobrol agak panjang dengan seorang karyawan Cimart. Salah satu yang disampaikan adalah Cimart sudah dikenal banyak orang, tapi sayang stok barangnya kurang banyak dan lengkap sehingga banyak yang kecele setelah masuk ke toko kita. Malahan ada yang menelpon mau membeli alat fogging. Juga ada telepon dari Tangerang minta dikirim susu ke rumahnya. Terakhir menjelang Idul Adha ini ada aja yang mau membeli kambing Qurban di Cimart.

“Dikira kita menyediakan segala macam, ya, Pak…” katanya lugu.

Dalam hati saya berkata, bahwa ini pasti akibat kegigihan para humas Cimart yang mengenalkan toko kita ini dimanapun kapanpun kepada siapapun.

Maka sekali lagi saya teringat pertanyaan saya terdahulu:

Mana yang harus didahulukan, promosi atau kesiapan barang….?

Ada yang bisa membantu menjawabnya?

Cikarang Baru, 20 November 2009

Choirul Asyhar

Artikel ini juga bisa dibaca di blognya komunitas entrepreneur CiMart

SILATURAHIM DI DUNIA MAYA, JUGA MENDATANGKAN RIZKI

Dunia maya berkembang sangat pesat. Kalau dulu pemakai hanya menggunakan untuk chatting dan browsing, kini kita berperan lebih. Yaitu sebagai pemain. Yaitu penulis cerita, catatan harian, atau berbagi ilmu. Ini menjadi mudah sejak munculnya berbagai sarana blogging.

Dulu punya website adalah prestise. Karena berarti harus bayar. Dan hanya lembaga bisnis yang memilikinya. Kini tidak lagi. Pribadi-pribadi yang dulu bukan siapa-siapa, kini bisa menjadi ‘orang’ karena ketekunannya menulis di blog pribadi meskipun tidak ada kegiatan bisnis di dalamnya. Semua menjadi mudah karena ada penyedia website gratis. Apalagi yang berbisnis melalui media online seperti Pak Afrizal Juragan Poeti itu (see http://adf.ly/rAd).

Setiap orang yang punya blog pasti ingin agar tulisannya bermanfaat. Dengan dikunjungi oleh banyak orang dan tulisannya dibaca. Untuk apa menulis kalau tidak ada yang membaca. Maka para penulis amatiran itupun mempromosikan blog dan tulisannya melalui berbagai cara. Ada yang rajin menulis di milis, ada yang rajin jalan-jalan mengunjungi blog orang lain. Yang ini sering disebut blog walking. Ada yang selalu menulis di milis sebuah cerita singkat dari tulisannya. Lalu ketika pembacanya penasaran disarankan untuk meng-klik URL tertentu. Dengan mengklik alamat itu, pembaca akan ‘terperosok’ masuk kedalam blognya.

Pendeknya harus banyak meninggalkan jejak di dunia maya!

Contoh untuk yang satu ini adalah teman saya yang rajin nulis dan meninggalkan jejaknya di mana-mana. Yaitu Pak Eko Eshape. Beliau ini seperti tak henti-hentinya menulis. Meskipun tentang sesuatu yang menurut orang lain dianggap sepele, seperti tentang “Mutual Friend” (see http://adf.ly/rAS). Ini ternyata tidak menjadi sepele karena ternyata banyak facebooker belum paham. Syukurlah beliau ini banyak meninggalkan jejak kebaikan. Bukan jejak keburukan seperti yang dilakukan oleh para blogger iseng (untuk yang ini saya tidak usah kasih contoh link-nya).

Yang lebih cerdas lagi adalah web site atau blog yang bersedia membayar siapa saja yang mengunjungi website atau blognya. Kalau dulu ada filmnya Dedi Mizwar berjudul Kejarlah Daku Kau Kutangkap. Kini ada bahkan banyak blog yang mengajak kita mengunjunginya dengan iming-iming: “Masuklah ke Blog-ku Nanti Kau Kubayar.” ((lihat http://adf.ly/?id=25800)

Minimal di dalam blognya, pemilik memberikan kita kesempatan untuk mengiklankan produk-produk kita secara gratis. Misalnya website ini http://adf.ly/rAb.

Wuih… hebat tenan… lha apa untungnya? Dia bayar kita pakai apa?

Kita beriklan, produk kita laku, dia dapat apa? Inilah dunia maya.

Mau tau prinsipnya? Ini salah satu link yang bisa di klik: http://adf.ly/?id=25800.

Saya sendiri sih pengen punya blog yang banyak dikunjungi orang dan menghasilkan uang. Pasti Anda juga pengen, kan?

Oke… selamat blogwalking dan sebelum itu klik http://adf.ly/?id=25800, agar blogwalking Anda tak sia-sia.

Bagi yang belum punya blog jangan gigit jari, karena ada workshop belajar blog yang diselenggarakan oleh CiMart, yang diberi tajuk Duel Maut Joomla vs Blogger. Nah, apa pula itu? Kunjungi saja beritanya di sini http://adf.ly/rAm.

Inikah namanya silaturahmi membawa rizki? Bisa jadi!

Wallahu’alam.

Choirul Asyhar

http://adf.ly/?id=25800


NB. Tulisan ini saya tulis bukan karena saya ahli dibidang ini. Tapi saya sedang mempraktekkan bagaimana website melakukan treatmen agar websitenya dikunjungi orang. Agar tujuannya tercapai website itu menjanjikan fee bagi yang mau memasarkannya. Nah, saya sedang mempraktekkan ini. Jadi kalau Anda juga pengen mencoba silakan saja klik http://adf.ly/?id=25800. Kalau Anda bosan dengan iklan-iklan yang muncul saat URL-URL itu di klik…. Langsung aja klik SKIP AD di kanan atas. Kalau Anda tidak mau mencoba, ya gak papa…. Keputusan ada di ujung jari Anda. Seperti kata William Shakespear “To Click or not to Clik” (walah… ngawure puollll)

Assalamu’alaikum

Aku dan anak ke-3 ku

Selamat datang di blog toko kami yang kami beri nama MusliMart. Di sini saya menulis tidak hanya tentang jualan toko kami. Tapi juga beberapa hal tentang kehidupan pertemanan saya dengan teman-teman kami. Maka jangan kaget jika ini tidak seperti layaknya toko lainnya. Karena saya ingin toko ini tampil juga sebagai rumah sosial, bukan hanya rumah komersial.

Toko kami ada di:

Jl. Citanduy Raya Blok B-23, Ruko Pinangsia, Graha Asri, Cikarang Baru.  Telp: 021-263 40 364, atau Hp: 0878 821 883 55.

Selamat Jalan, Hajjan Mabruro..


Satu demi satu teman-teman aktivis Al Muhajirin, Jl. Kancil, Cikarang Baru berangkat menunaikan ibadah haji.

Tanggal 4 November 2009, Akhi Tri Ampera dan Istri berangkat dari rumahnya menuju Pemda Kab Bekasi di Deltamas. Para tetangga bersuka cita melepas keberangkatannya dengan do’a dan harapan semoga hajinya diterima Allah SWT.
Tanggal 8 November 2009, Akhi Herman Didi dan Istri serta Akhi Asep Maman dan Istri. Mereka yang merupakan jamaah haji non reguler, berangkat dini hari sebelum subuh. Langsung ke bandara. Insya Allah meninggalkan Indonesia ba’da subuh. Seperti kepada akhi Ampera, saya menitipkan buku Haji-ku yang baru terbit. Dengan harapan dibaca di perjalanan, dan sedikit banyak akan memberi gambaran suasana berhaji nanti.

Tanggal 10 November 2009, Akhi Yunus Anis, Irfan dan Pak Ridwan, semua beserta istrinya masing-masing, meninggalkan masjid Al Muhajirin menuju Masjid Tropikana. Kemudian bersama dengan seluruh rombongan di bawah bimbingan Ust. Sona’i Abdurrahman, Lc, akan berangkat menuju Asrama Haji Bekasi dan besok ba’da subuh menuju bandara SH.
Selamat jalan para aktivis masjid Al Muhajirin. Semoga kalian semua menjadi haji mabrur. Lalu menebar manfaat di lingkungan kita. Tiada balasan bagi haji mabrur kecuali surga.
Sebentar lagi, kita merayakan Idul Qurban. Akan muncul aktivis-aktivis baru. Karena show must go on…..
Cikarang Baru, 11 November 2009

Arisan Laptop

Gara-gara ada teman yang nawarin laptop, maka saya memberanikan diri mengadakan arisan ini.

Ayo cukup kumpulkan 7 orang. Setor Rp. 500 ribu per bulan per orang. Maka setiap bulan bakal ada yang dapat 1 laptop seharga Rp. 3.5 juta.

Spesifikasinya….

Merk: ACER Aspire One…

Prosesor : Intel Atom
Speed : 1.6 Ghz
Ram : 1 Ghz
Hardisk : 160 Gb
VGA : 256
Layar : 8.9 Inc

Dilengkapi dengan
Wifi
Webcam
Card Reader
Warna Putih, Biru Merah, Pink.
(yang ready stok warna putih 5 Unit)


Ayo…. kalo sudah terkumpul 7 orang hubungi saya di 0878 821 88355 atau email al.asyhar@gmail.com. Atau di kolom komentar di bawah ini.

One Man One Bag



“Asslm. Kalau butuh beras u zakat fitah atau komsumsi, SMS saja, beras saya antar. Harga 5,800/kg. Packing 5 dan 10 kg. Tks”

Demikian saya kirim SMS ke beberapa teman saya.

Ya, saya sedang menawarkan beras. Lho, apakah MusliMart sekarang jualan beras juga?

Tidak! Saya sedang bekerja untuk CiMart. Sebuah Usaha Bersama yang salah satu divisinya adalah toko sembako. Dan alhamdulillah, saya bertemu dengan teman-teman yang baik dan penuh semangat, dan kini sedang membesarkan usaha bersama ini.

Dari pemberitahuan via SMS ini, saya bisa menjual 80 kg beras bulan Agustus kemarin. Bagi pedagang beras ini pasti bukan jumlah yang bisa dibanggakan. Tapi tak apalah, yang penting saya sudah memulai. Dan bagi CiMart, ini adalah sebuah terobosan bagus.

Sejak berdiri April 2009, pembeli utama beras di CiMart adalah anggota ‘koperasi’ UB Cimart ini sendiri. Kalau ada orang lain di luar anggota, itu adalah warga sekitar toko yang mendengar bahwa harga beras di Cimart adalah yang terbilang murah di kelasnya.

Kalau setiap member dulu cuma membeli untuk keperluan sendiri, paling-paling cuma 10-20 kg per orang. Kini terobosan pemasaran dilakukan oleh Dirops yang baru yaitu Pak Cepi Prihadi: Setiap member diberi tantangan “One Man One Bag”. Artinya setiap member menjual 1 karung beras per bulan. 1 karung = 50 kg.

Terbayang jika setiap member bisa menjual 50 kg, berarti omset penjualan beras CiMart akan meningkat 3-5 kali lipat dari sebelumnya.

Banyak member yang tertantang. Motivasinya lebih banyak karena keinginan yang sama: membesarkan UB CiMart. Yang di dalamnya ada modal yang ditanam oleh anggota member itu sendiri.

Memang sepantasnya member harus tertantang. Minimal menyelamatkan modal bersama yang telah ditanamkan di dalamnya. Maksimal memberi keuntungan sebesar-besarnya. Lalu mensejahterakan karyawannya. Membuka cabang minimarket di mana-mana. Menjadi supplier sembako terkemuka di Bekasi.

Menyambut tantangan itu, saya mengambil 50 kg. Sampai di rumah saya letakkan di ruang tamu. Para tamu yang datang akan melihat saya jualan beras. Minimal tanya-tanya. Lalu saya tawarin, sekalian mengenalkan Cimart yang logonya tertera di plastic kemasan beras itu.

Selain itu saya juga tawarkan lewat SMS.

SMS di atas bukan SMS pertama. SMS sebelumnya saya cuma menyampaikan

bahwa saya jualan beras, jenis beras dan harga beras. Belum ada yang pesan… tapi sudah ada yang respon nanti akan beli beras ke saya. Alhamdulillah. SMS kedua saya tambah poin pelayanan pesan antar. Alhamdulillah, beras saya terjual habis. Tak cuma 50 kg, tapi 80 kg. Alhamdulillah. SMS saya telah berkerja.

September ini saya akan memulai batch ke dua. Penjualan sudah saya kombinasikan dengan penjualan baju muslim dannis di MusliMart. Lho? Ya… menjiplak ide www.bajupoeti.com, saya meluncurkan voucher belanja bagi pembeli baju muslim dannis di toko saya MusliMart.

Voucher bisa ditukar sembako di CiMart ataupun produk saya di MusliMart.

Kerjasama yang sangat indah. Toko sembako CiMart akan laku dan dikenal pelanggan saya yang sebelumnya sudah mengenal MusliMart.

Semoga Allah memberkahi rizki kita semua.

Cikarang Baru, Ramadhan 1430H/6 September 2009

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.